Memilih kata kunci untuk pemasaran menggunakan SMS merupakan langkah
penting dari promosi yang dapat mempengaruhi keberhasilan usaha Anda.
Sebuah kata kunci yang diwajibkan agar pengirim pesan menjadi pelanggan
anda. Contoh: "ketik KEYWORD untuk VIP dan Penawaran Spesial, kirim ke
1234." Sebuah kata kunci singkat, misalnya merek bisnis Anda dapat
berakibat opt-in dan ROI promosi lebih tinggi.
Tips memilih kata kunci SMS untuk promosi.
1. Buat sesingkat mungkin: kata kunci panjang rentan terhadap
kesalahan, ketika pelanggan membaca isi sms di ponsel mereka. Buatlah
antara 3 sampai 10 karakter dan semua satu kata. Jika pelanggan tahu
bisnis Anda sebagai nama nick atau versi lebih pendek atau nama bisnis
Anda, gunakan ini untuk kata kunci Anda.
2. Hanya gunakan huruf: Angka di dalam kata kunci akan membingungkan
terutama jika pelanggan Anda menyampaikan secara lisan, mengajak
temannya untuk bergabung. Ini berlaku untuk karakter khusus yang sulit
untuk diketik menggunakan ponsel dan akan mengakibatkan kesalahan.
3. Merek: Menjaga kata kunci Anda sejalan dengan bisnis Anda akan
membantu menjaga image yang konsisten di semua platform pemasaran.
Jangan gunakan kata kunci yang pelanggan Anda belum pernah mendengar
atau tidak digunakan dalam nama bisnis Anda atau item atau layanan yang
Anda jual.
4. Segmen Pemasaran Anda: Anda dapat menggunakan kata kunci yang
berbeda untuk menguji mencapaian dari upaya pemasaran yang berbeda.
Gunakan satu kata kunci untuk media sosial dan kata kunci yang berbeda
untuk iklan cetak. Anda kemudian akan dengan mudah dapat melihat dari
dashboard account Anda yang ada kata kunci yang lebih tinggi opt-in dan
memfokuskan upaya masa depan Anda di sana.
5. Jangan Mengulang: Jika Anda menggunakan kata kunci untuk kontes,
jangan menggunakan kembali kata kunci untuk promosi kedua kali. Meskipun
kontes mungkin sudah kadaluwarsa, pelanggan mungkin ingin juga opt-in
untuk teks baru Anda pada promo yang ditawarkan dan mereka tidak akan
mampu karena mereka sudah berlangganan. Promosi juga memiliki cara untuk
tinggal di internet dan tempat-tempat lain lama setelah berakhirnya dan
ini akan mengakibatkan kebingungan.
Jika Anda memilih kata kunci dengan tergesa-gesa dan dibelakang tidak
bekerja untuk rencana pemasaran Anda, bisa berubah. Jangan biarkan kata
kunci Anda digunakan dalam promosi besar. Setelah kata kunci yang benar
tidak membuat perbedaan dalam opt-in tingkat interaksi, pelanggan dan
ROI. Ingatlah untuk memikirkan kata kunci yang pelanggan Anda telah
mengaitkan dengan bisnis Anda dan kata kunci yang mudah diingat.
Tampilkan postingan dengan label ELEKTRONIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ELEKTRONIK. Tampilkan semua postingan
Jumat, 28 Juni 2013
Selasa, 11 Juni 2013
Ketergantungan Pada Ponsel Dapat Menyebabkan Amnesia
LONDON (Berita
SuaraMedia) - Jutaan penduduk Inggris
ditemukan menderita penyakit yang sering disebut 'Amnesia Numerik'. Pasalnya,
mereka terlalu sering menggunakan ponsel untuk menyimpan nomor kontak ketimbang
mengandalkan ingatan otak.Sebuah
penelitian yang dilakukan perusahaan riset CPP menemukan sebanyak 23 juta orang
Inggris tidak tahu nomor ponsel pasangannya, dan sebanyak 30 juta lainnya tidak
dapat mengingat nomor ponsel sahabat mereka sendiri.
Tak hanya itu,
hampir 2/3 dari mereka juga mengatakan akan cemas bila kehilangan nomor di
ponsel.
Sementara empat
dari sepuluh orang khawatir kehilangan foto di ponsel dan sepertiga khawatir
pesan singkatnya yang hilang.Untungnya,
sebanyak 92% dari yang disurvei mengaku masih ingat nomor telepon rumah dan
sebanyak 60 persen juga masih mengingat nomor telepon orangtuanya.
Seperti
diberitakan Web User, penelitian ini menguji peserta dengan tes memori online
yang dirancang untuk menilai kemampuan individu untuk mengingat urutan nomor.Dalam penelitian
itu ditemukan juga, empat dari lima orang Inggris tidak dapat mengingat satu
nomor pun setelah diberi waktu lima detik.
CPP
mengungkapkan kondisi ini sangatlah mengkhawatirkan. Michael Lynch dari CPP
mengatakan, ketidakmampuan orang Inggris untuk mengingat nomor orang terdekat
bisa menjadi keadan yang rumit dan menyedihkan jika ponsel mereka hilang atau
dicuri. Sebab mereka tidak tahu cara menghubungi seseorang untuk membantu.
"Hal ini
menunjukkan bahwa ponsel benar-benar telah menjadi ketergantungan
seseorang," tambahnya. "Semakin
banyak teknologi canggih justru membuat ingatan kita menurun dan kita pun
semakin mengandalkan informasi yang tersimpan di ponsel maupun di dunia
maya," imbuh psikolog Dr. Glenn Wilson.
Ketergantungan
ini dapat menjadi masalah besar jika orang benar-benar bergantung pada
penyimpanan memori eksternal. Layaknya keterampilan lain, kebutuhan memori
manusia seharusnya terus diasah agar segala ingatan tidak hilang,
Langganan:
Postingan (Atom)
